Sabtu, 28 Desember 2013

Pengertian Panca Usaha Tani

Panca Usaha Tani terdiri dari:

1. Penggunaan Bibit Unggul

Benih unggul merupakan benih yang telah di pilih dan dipilah agar menghasilkan kwalitas yang baik dan tahan hama penyakit dan gangguan lainnya. Penggunaan bibit unggul merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi.

2. Pengolahan Tanah Yang Baik

Tanah yang baik adalah tanah yang mampu menyediakan unsur-unsur hara secara lengkap. Selain harus mengandung zat organik dan anorganik, air dan udara, yang tidak kalah penting adalah pengolahan tanah yang bertujuan memperbaiki struktur tanah. Tanah yang gembur akibat pengolahan memiliki rongga-rongga yang cukup untuk menyimpan air dan udara. Kondisi ini juga menguntungkan bagi mikroorganisme tanah yang berperan dalam proses dekomposisi mineral dan zat organik tanah.

3. Pemupukan yang tepat

Pemupukan bertujuan untuk menggantikan hara yang hilang terbawa panen, volatilisasi, pencucian, fiksasi, dan sebagainya.
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan daya saing usaha tani produk pertanian serta sejalan dengan berbagai isu lingkungan dan pertanian berkelanjutan yang berbasis sumberdaya, makin mendorong perlunya rekomendasi teknologi spesifik lokasi, terutama pupuk.

4. Pengendalian hama/penyakit

 

Pengendalian hama dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu mekanis, pengaturan sanitasi lingkungan atau ekologi, dan kimiawi.
Pengendallian hama secara mekanis dilakukan dengan cara menangkap langsung hama yang ada. Pengendalian mekanis dilakukan bila populasi hama sedikit. Bila populasinya banyak, sebaiknya digunakan cara lain karena tidak efesien dalam hal waktu maupun tenaga kerja
Pengendalian lainnya adalah dengan pengaturan sanitasi lingkungan. Sanitasi yang baik dan terjaga mengurangi kemungkinan hama yang menyerang.
Pengendalian secara kimiawi pun dapat dijadikan pilihan bila cara lain tidak mungkin dilakukan atau tidak dapat mengatasi hama. Artinya, bisa sudah dilakukan cara mekanis atau sanitasi lingkungan tetap saja hama menyerang tanaman maka cara kimia pun digunakan. Di pasaran sudah banyak dijual berbagai merek dan jenis pestisida untuk mengatasi hama anggrek. Hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan pestisida adalah dosis dan cara pemakaiannya. Bila dosis dan cara pemakainan salah, akan terjadi kerusakan pada komoditas pertanian maupun gangguan kesehatan manusia. Penggunaan pestisida relatif lebih praktis dan cepat cara kerjanya. Namun demikian, biaya yang diperlukan lebih besar dibandingkan cara mekanis maupun sanitasi lingkungan

5. Pengairan atau irigasi

 

irigasi adalah usaha penyediaan dan pengaturan air untuk menunjang pertanian, yang jenisnya meliputi irigasi air permukaan, irigasi air bawah tanah, irigasi pompa dan irigasi tambak. Rismunandar (1993) menjelaskan bahwa yang disebut irigasi merupakan usaha pengendalian, penyaluran dan pembagian air yang benar–benar diatur oleh manusia dan air benar–benar tunduk kepada manusia.
Manfaat irigasi air tanah sebagai sumber air pertanian bagi petani pemakai air tanah, bagaimana mekanisme dan kontribusi pembayaran irigasi airtanah oleh petani pemakai airtanah.

PERKEBANGAN SEJARAH DUNIA SEJAK PD II s/d PERKEMBANGAN MUTAKHIR

I.  Hubungan PD II dengan  proses Dekolonisasi Asia-Afrika
a.  Pengertian Dekolonisasi
adalah suatu gerakan untuk menentang kolonial atau kekuasaan bangsa-bangsa Eropa, atau bangkitnya bangsa-bangsa Asia-Afrika
untuk menentang kekuasaan bangsa Eropa yang bertujuan untuk mencapai kemerdekaan.
b.  Proses Dekolonisasi
Dekolonisasi dimulai dengan gerakan menentang penjajah dengan berbagai cara kemudian dilanjutkan dengan proses kemerdeka
an kemudian lahirlah negara- negara baru di kawasan Asia-Afrika
c.  Gerakan Nasionalisme Asia-Afrika
  1. Faktor-faktor yang mempengaruhi
  2. Gerakan Nasionalisme Asia-Afrika
  3. Lahirnya negara-negara baru
d.  Hubungan PD II dengan gerakan Dekolonisasi Asia-Afrika
Akibat PD II telah mempengaruhi pola pikir bangsa Asia Afrika yang telah lama mengalami penindasan dan penjajahan sehingga
menimbulkan suatu gerakan yang ingin melepaskan diri dari penjajah yang terlibat dalam PD I maupun PD II’
II.  Akibat PD II  dengan lahirnya negara Adi Kuasa ( Super Power)
Berakhirnya PD II dengan kemenangan di pihak Sekutu dimana Amerika Serikat sebagai negara pemenang dan penyebab kemenangan sehingga Amerika Serikat menjadi negara kreditur di dunia, misalnya di negara-negara Eropa Barat AS memberi bantuan untuk membangun kembali negara-negar tersebut yang hancur akibat perang.
Begitu juga dengan Uni Soviet yang juga keluar sebagai pemenang di pihak Sekutu yang berhAsil membebaskan Eropa Timur
dari tangan Jerman .  PD II telah berakhir dan telah mengubah perkembangan politik dunia. AS dan US sebagai pemenang muncul sebagai negara Adi Kuasa yang sangat dibutuhkan dunia sehingga disebut juga sebagai negara Super Power.
III. Faktor-faktor  penyebab Perang Dingin
  • Pengertian
  • Faktor-faktor penyebab
  • Dampak perang dingin
  • Perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa
  • Perluasan perang dingain ke luar Eropa
  • Berakhirnya perang dingin

tuntutan reformasi



Dibawah ini merupakan bagian yang dapat dijelaskan berdasarkan Bahan Tayangan (UUD45 dan TAP MPR)
1.       Tuntutan Reformasi
-          Amandemen Undang-undang Dasar 1945
-          Penghapusan Dokktrin Dwi Fungsi ABRI
-          Penegakan Hukum, HAM dan Pemberantasan KKN
-          Otonomi Daerah
-          Kebebasan Pers
-          Mewujudkan Kehidupan Demokrasi
2.       Latar Belakang Perubahan Undang-Undang Dasar 1945
-          Kekuasaan Tertinggi ditangan MPR
-          Kekuasaan yang sangat Besar Pada Presiden
-          Pasal-pasal yang terlalu “luwes” sehingga dapat menimbulkan Multitafsir
-          Kewenangan pada presiden untuk Mmengatur hal-hal penting dengan Undang-Undang
-          Rumusan UUD 1945 tentang semangat penyelenggaraan Negara belum cukup didukung ketentuan konstitusi
3.       Tujuan Perubahan Undang-Undang Dasar
Menyempurnakan aturan dasar, mengenai :
-          Tatanan Negara
-          Kedaulatan Rakyat
-          Hak Asasi Manusia (HAM)
-          Pembagian kekuasaan
-          Kesejahteraan Sosial
-          Eksistensi Negara Demokrasi dan Nefara Hukum
-          Hal-hal lain sesuai dengan perkembangan aspirasi dan kebutuhan Bangsa
4.       Kesepakatan Dasar
-          Tidak mengubah pembuaan UUD 1945
-          Tetap mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia
-          Mempertegas sistem Presidensil
-          Penjelasan Undang-Undang Dasar 1945 yang memuat hal-hal Normatif akan dimasukan kedalam ppasal-pasal
-          Perubahan dilakukan dengan cara “adendum”

Dwifungsi ABRI

Dwifungsi ABRI adalah suatu dokrin di lingkungan Militer Indonesia yang menyebutkan bahwa TNI memiliki dua tugas, yaitu pertama menjaga keamanan dan ketertiban negara dan kedua memegang kekuasaan dan mengatur negara. Dengan peran ganda ini, militer diizinkan untuk memegang posisi di dalam pemerintahan. Pernyataan di atas berdasarkan beberapa pidato Soeharto. Soeharto mengatakan bahwa  sejalan dengan pelaksanaan tugasnya sebagai alat pertahanan dan keamanan, maka ABRI harus dapat dengan tepat melaksanakan peranannya sebagai kekuatan sosial, politik.
Sedangkan dalam bentuknya ABRI sebagai kekuatan sosial, memiliki dua buah fungsi. Yaitu fungsi stabilisator dan fungsi dinamisator. ABRI sebagai pelaksana tugas keamanan Negara juga kemanunggalannya dengan rakyat yang lebih di kenal dengan ABRI masuk desa maka dapat di kategorikan ABRI sebagai dinamisator sedangkan sebagai stabilisator dalam kehidupan bangsa dan negara. Sejarah mencatat bahwa ABRI telah membuktikan kedua fungsinya dalam tindakan-tindakan berikut ini:
a.ABRI sebagai dinamisator :
1.Kemampuan ABRI untuk berkomunikasi dengan rakyat, untuk merasakan dinamika masyarakat , dan untuk memahami serta mersasakan aspirasi serta kebutuhan-kebutuhan rakyat, memungkinkan ABRI untuk secara nyata membimbing, menggugah dan mendorong masyarakat untuk lebih giat melakukan partisipasi dalam pembangunan. Dalam halini dapat di contohkan dalam amnunggal desa yang lebh di kenal dengan ABRI masuk desa, abri masuk desa ini membantu segala hal yang yang berkaitan dengan pembanguna desa dalam rangk mengabdi kepada masyarakat.
2.Kemampuan tersebut dapat mengarah kepada dua jurusan. Di satu pihak hal tersebut merupakan potensi nyata ABRI untuk membantu masyarakat menegakkan asas-asas serta tata cara kehidupan bermasyarakat dan bernegara, termasuk juga rencana-rencana serta proyek-proyek pembangunan. Di lain pihak hal itu menyebabkan ABRI dapat berfungsi sebagai penyalur aspirasi-aspirasi dan pendapat-pendapat rakyat.
3.Untuk dapat lebih meningkatkan kesadaran nasional dan untuk dapat mensukseskan dan untuk dapat mensukseskan pembangunan, diperlukan suatu disiplin social dan disiplin nasional yang mantap. Oleh karena disiplin ABRI bersumber pada Saptamarga dan Sumpah Prajurit, sehingga secara masyarakat, maka ABRI dapat berbuat banyak dalam rangka pembinaan serta peningkatan disiplin nasional tersebut.
4.Sifat ABRI yang modern serta penguasaan ilmu dan teknologi serta perlatan yang maju, memberikan kemampuan kepada ABRI untuk juga mempelopori usaha-usaha modernisasi.
b.ABRI sebagai stabilisator :
1.Kemampuan ABRI untuk berkomunikasi dengan rakyat, untuk merasakan dinamika masyarakat dan untuk memahami aspirasi-aspirasi yang hidup dalam masyarakat, membuat ABRI menjadi salah satu jalur penting dalam rangka pengawasan sosial.
2.Kesadaran nasional yang tinggi yang dimiliki oleh setiap prajurit ABRI merupakan suatu penangkal yang efektif terhadap pengaruh social yang bersifat negatif dari budaya serta nilai-nilai asing yang kini membanjiri masyarakat Indonesia.
3.Sifat ABRI yang realistis dan pragmatis dapat mendorong masyarakat agar dalam menanggulangi masalah-masalah berlandaskan tata pilir yang nyata dan berpijak pada kenyataan situasi serta kondisi yang dihadapi, dengan mengutamakan nilai kemanfaatan bagi kepentingan nasional. Kemudian rakyat akan dapat secara tepat waktu menentukan prioritas-prioritas permasalahan dan sasaran-sasaran yang diutamakan.
4.Dengan demikian akan dapat dinetralisasi atau dikurangi ketegangan, gejolak-gejolak dan keresahan-keresahan yang pasti akan melanda masyarakat yang sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan dan karenanya mengalami perubahan social yang sangat cepat.
Pengaturan Dwifungsi ABRI dalam undang-undang sendiri baru dimulai pada era Orde Baru, undang-undang yang mengatur Dwifungsi ABRI ialah Ketetapan MPRS Nomor XXIV/MPRS/1966, yang kemudian disusul oleh UU No. 15 Tahun 1969 tentang Pemilihan Umum dan UU No. 16 Tahun 1969, Ketetapan MPR No. IV/MPR/1978, Undang-undang Nomor 20 Tahun 1982 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pertahaan Keamanan Negara, dan UU no. 2 Tahun 1988 tentang Prajurit ABRI.
Adapun penjelasan lebih lanjut tentang beberapa pasal tersebut adalah sebagai berikut :
UU No. 16 Tahun 1969 tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR, dan DPRD yang antara lain mengatakan :
“Mengingat Dwifungsi ABRI sebagai alat negara dan kekuatan social harus kompak bersatu dan merupakan kesatuan untuk dapat menjadi pengawal Pancasila dan UUG 1945 yang kuat dan sentosa.”
Ketetapan MPR No. IV/MPR/1978 tentang Garis-garis Besar Haluan Negara mengukuhkan Dwifungsi ABRI sebagai salah satu modal dasar pembangunan nasional dengan kalimat :
“Angkatan Bersenjata Republik Indonesia sebagai kekuatan pertahanan keamanan dan kekuatan sosial yang tumbuh dari rakyat bersama rakyat menegakkan kemerdekaan bangsa dan negara.”
UU No. 20 tahun 1982 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pertahanan Keamanan Negara, pasal 16 berbunyi :
“Angkatan bersenjata mempunyai fungsi sebagai kekuatan pertahanan kemanan negara dan sebagai kekuatan social.”
Dalam Penjelasan Pasal ini dirumuskan :
“Fungsi Angkatan bersenjata sebagai kekuatan social sudah ada sejak kelahirannya serta merupakan bagian dari hasil proses perjuangan dan pertumbuhan bangsa Indonesia yang telah dirumuskan dalam marga kesatu sampai marga ketiga Saptamarga dan dinyatakan sebagai salah satu modal dasar pembangunan nasional dalam Garis-garis Besar Haluan Negara. (Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor IV/MPR/1978).
Selanjutnya dalam pasal 28 dikatakan :
“(1) Angkatan bersenjata sebagai kekuatan social bertindak selaku dinamisator dan stabilisator yang bersama-sama kekuatan social lainnya memikul tugas dan tanggung jawab mengamankan dan mensukseskan perjuangan bangsa dalam mengisi kemerdekaan serta meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
(2) Dalam melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) pasal ini angkatan bersenjata diarahkan agar secara aktif mampu meningkatkan dan memperkukuh ketahanan nasional dengan ikut serta dalam pengambilan keputusan mengenai maslaah kenegaraan dan pemerintahan, mengembangkan demokrasi Pancasila dan kehidupan konstitusional berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 dalam sefala usaha dan kegiatan pembangunan nasional.”
Penjelasan Pasal ini berbunyi :
“Sepanjang sejarah perjuangan bangsa Indonesia terbukti angkatan bersenjata merupakan pengawal dan pengamal Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang setia, sehingga dalam peranannya sebagai kekuatan social, angkatan bersenjata mendayagunakan kempuannya selaku dinamisator dan stabilisator dalam menunaikan tugas dan tanggung jawab mengamankan dan mensukseskan perjuangan dalam mewujudkan tujuan nasional.
Dalam rangka pelaksanaan fungsi sebagaimana dimaksud di atas, angkatan bersenjata diarahkan agar mampu secara aktif dan positif ikut serta memupuk serta memantapkan perseatuan dan kesatuan bangsa dan mampu berpersan dalam pembangunan nasional ke arah terwujudnya ketahanan nasional yang tangguh.”
Terakhir, UU no. 2 Tahun 1988 tentang Prajurit ABRI menegaskan dalam Pasal 6-nya :
“Prajurit Angkatan Bersenjata Republik Indonesia mengemban Dwifungsi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, yaitu sebagai kekuatan pertahanan keamanan negara dan kekuatan social politik.”
Secara umum dapat kita jelaskan bahwa kedudukan militer pada masa orde baru ini sangatlah banyak dalam bidang pemerintahan, tidak hanya dari tingkat tertinggi namun juga sampai ke tingkat yang paling rendah pun masih dipimpin oleh orang-orang yang berasaldari ABRI. Hal ini terjadi karena adanya  kepercayaan dari setiap kalangan bahwa ABRI mampu melaksanakan tugas kenegaraan dan juga sudah pasti mampu melaksanakan tugas mengabdi kepada masyarakat.
Keikutsertaan militer dalam bidang politik secara umum bersifat antipartai. Militer percaya bahwa mereka merupakan pihak yang setia kepada modernisasi dan pembangunan. Sedangkan partai politik dipandang memiliki kepentingan-kepentingan golongan tersendiri.
Ø  Hubungan  antara ABRI dan kemunculan beberapa partai politik sepanjang era Orde Baru:
1)      Munculnya partai golkar kelahiran Golkar tidak lepas dari peran dan dukungan militer, yang pada saat itu merupakan bentuk reaksi terhadap meningkatnya kampanye PKI. Embrio Golkar awalnya muncul dengan pembentukan Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar)
2)      Munculnya Partai Persatuan Pembangunan lahirlah PPP pada tanggal 5 Januari 1973 yang ditandatangani oleh NU, Parmusi, PSII, dan Perti. Ketersediaan partai-partai tersebut tidak lepas dari tekanan pemerintah dan militer.
3)      Munculnya Partai Demokrasi Indonesia (PDI) PDI juga merupakan partai yang terbentuk pada praktik fusi oleh pemerintah. PDI terfusi atas partai-partai yang cenderung bersifat nasionalis seperti PNI, Murba, IPKI, serta Parkindo dan Partai Katolik (yang menolak dikategorikan dalam kategori material-spiritual). Ketiga partai yang terbentuk ini kemudian mengindikasikan keberhasilan penyederhanaan partai pada Orde Baru (dengan bantuan ABRI atau militer), karena sejak saat itu hingga tahun 1998/1999 hanya PPP, PDI dan Golkar yang mengikuti pemilihan umum.
Ø  Dampak negative dari dwi fungsi ABRI
(a). Banyaknya jabatan pemerintahan mulai dari Bupati, Walikota, Gubernur, Pejabat Eselon, Menteri, bahkan Duta Besar diisi oleh anggota ABRI yang “dikaryakan”,
(b). Selain dilakukannya pembentukan Fraksi ABRI di parlemen, ABRI bersama-sama Korpri pada waktu itu juga dijadikan sebagai salah satu tulang punggung yang menyangga keberadaan Golkar sebagai “partai politik” yang berkuasa pada waktu itu,
(c). ABRI melalui berbagai yayasan yang dibentuk diperkenankan mempunyai dan menjalankan berbagai bidang usaha dan lain sebagainya.
(d). Kecenderungan ABRI untuk bertidak represif dan tidak demokratis/otoriter. Hal ini dapat terjadi karena kebiasaan masyarakat yang terbiasa taat dan patuh kepada ABRI. Sehingga masyarakat enggan untuk mencari inisiatif dan alternatif karena semua inisiatif dan alternatif harus melalui persetujuan ABRI. Kalaupun masyarakat telah mengungkapkan inisiatifnya, tak jarang inisiatif tersebut ditolak oleh ABRI yang menjabat sebagai petinggi di wilayahnya tersebut,
(e). Menjadi alat penguasa, yakni dengan adanya dwifungsi ABRI ini, maka ABRI dengan bebas bergerak untuk menjabat di pemerintahan. Sehingga untuk mencapai tingkat penguasa tidak mustahil untuk dilakukan oleh seorang ABRI, sehingga dengan mudah ABRI mengatur masyarakat, dan
(f). Tidak berjalannya fungsi kontrol oleh parlemen. Dampak dari kondisi ini adalah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan, misalnya dalam bentuk korupsi. Hal tersebut dapat terjadi karena ABRI juga yang bertindak sebagai parlemen sehigga ia tidak ingin repot-repot melakukan kontrol terhadap bawahannya.

Senin, 11 November 2013

Make the Most of Your Customizer: Three Neat Features to Try

Make the Most of Your Customizer: Three Neat Features to Try

WordPress.com users show their creativity not only in the content they publish, but also in how they design their sites. We always enjoy seeing how bloggers transform popular themes like Oxygen, Pilcrow, or Imbalance2 to create sleek, tailor-made sites.
Today, let’s take a closer look at the Theme Customizer, a key tool for anyone looking to spruce up their site, whether it’s a few small tweaks or a major makeover.

What is the Customizer?

Screen Shot 2013-11-08 at 1.20.33 AM
Imagine you want to try one of our newly-introduced fonts, or were inspired to add a custom header. Normally, you’d make the changes in the dashboard, save them, reload your blog, and see if you liked the results. If you didn’t, you’d repeat the process until you were satisfied.
The Customizer makes it simple and easy to test new looks for your site. Every change you make here is simultaneously reflected on the page you’re on, but won’t change your settings unless you click “Save.” It’s like a fitting room for blogs.
You can open it in a snap: just hover over your blog’s name in the admin bar, and click on Customize. You will next see the same page you were on, with the Customize panel (shown to the right) displaying all available customizing options. 
This panel features both free theme options, like a custom header and custom menus, and others that are included in the Custom Design upgrade, like custom colors and custom css. (It’s particularly useful if you’re considering upgrading, but don’t want to make a commitment without testing out potential changes.)
Curious about using the Customizer? Here are three of the features you’ll want to try out.

Site Title

Screen Shot 2013-11-08 at 12.05.47 AM
A time-saving free feature, the Site Title panel makes it a breeze to decide whether your header area should include a site title and a tagline, one but not the other, or neither.
You can type in your text and see it immediately appear on the screen. Uncheck the Display Header Text box, and your site title is gone.
Whether you’re using a custom header image or not, the differences will be striking. Here are three options, from the most text-heavy to the sparest:
Screen Shot 2013-11-08 at 12.04.01 AM
Site title and tagline are visible
Screen Shot 2013-11-08 at 12.04.26 AM
Only tagline is visible
Screen Shot 2013-11-08 at 12.05.07 AM
Neither site title nor tagline is visible

Custom Colors

Custom Colors Panel
A smart color palette will easily elevate your site’s look. With the Customizer’s Colors panel, you can test out endless combinations across all areas of your site, from headings to footer.
You can use colors not only to optimize the readability of your text, but also to create a look consistent with your blog’s other branding elements. If you’ve already activated the Custom Design upgrade, If you’ve already activated the Custom Design upgrade, all you need to do is click “Save” once you’re happy with your choices.
Otherwise, opting for the upgrade will allow you to use your chosen color scheme immediately (have no fear: the settings will be saved while you complete your purchase).
Click on the thumbnails below to see how different color schemes completely transform the feel of the same page:

Snapshots

What if you’d like to give your new design a test run, without making a long-term commitment? What if your blog changes colors seasonally, and you don’t want to forget the different palettes you’ve created? What if you switched themes, but now wish to return to your previously customized one?
Screen shot 2013-11-07 at 11.19.42 AM
Snapshots are here to help. With the Custom Design upgrade, you can record all your current customizations before making any changes. All you need to do is click the camera icon at the top of the Customizer. Add a snapshot title and an optional description, hit the “Create” button, and you’re set. Your current choices will be saved for future reference within the Customizer.
Then, if you decide to return to your previous design, or simply want to compare two different looks, you can navigate between your different snapshots, preview as many as you wish, and click on “Apply” once you’ve found your desired look.
A few simple tweaks can inject new life into any blog. With these Customizer features, you no longer need to guess what your site will look like, or worry about lost settings. You can let your imagination lead the way.

Minggu, 03 November 2013

rananda Prabowo bicara Doctor Honoris Causa Bung Karno



Merdeka.com - Doctor Honoris Causa adalah gelar yang tak asing lagi bagi para pemimpin negara. Pekan lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima gelar kehormatan tersebut untuk kesekian kalinya, yakni dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Dari sekian presiden dan pemimpin dunia, Bung Karno barangkali yang terbanyak mendapat gelar Doctor Honoris Causa. Sang proklamator dianugerahi 26 gelar Doctor Honoris Causa dari 7 universitas dalam negeri dan 19 universitas luar negeri.

"Gelar Doctor Honoris Causa atau doktor kehormatan diberikan kepada seseorang karena dinilai berjasa bagi ilmu pengetahuan dan umat manusia melalui karya-karyanya yang luar biasa. Tidak sembarang orang bisa menerima gelar akademis ini, dan tidak semua perguruan tinggi bisa menganugerahkan doktor kehormatan," kata Kepala Ruang Pengendali dan Analisis Informasi (Situation Room) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Prananda Prabowo, kepada merdeka.com, Senin (23/9).

Kepada merdeka.com, anak kedua Megawati Soekarnoputri ini membeberkan sejumlah data soal penerimaan Doctor Honoris Causa oleh sang kakek. Data ini dia kumpulkan lewat pengarsipan naskah-naskah Bung Karno yang memang ia geluti.

Berikut ulasan tertulis Prananda:

Bung Karno mendapat gelar Doctor Honoris Causa untuk bidang ilmu yang berbeda-beda. 16 untuk bidang ilmu hukum, 3 untuk bidang ilmu kemasyarakat, 3 untuk ilmu teknik, 3 untuk bidang ilmu agama Islam, dan 1 untuk ilmu sejarah.

Di antaranya dari Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Institut Agama Islam Negeri Jakarta, Universitas Hasanuddin, Istanbul University (Istanbul/Turki), Brazil University (Rio de Janeiro/Brazil), Michigan University (Michigan/USA), dan Al-Azhar University (Kairo/Mesir).

Setiap kali dianugerahi gelar Doctor Honoris Causa Bung Karno selalu bertanya,
apakah dirinya pantas diberi kehormatan sebesar itu. Menurut Bung Karno, dirinya mempunyai perhatian khusus bila dianugerahi gelar Doctor Honoris Causa dari universitas dalam negeri. Untuk itu, beliau berharap pemberian gelar tersebut bukan dimaksudkan menjadi ajang gagahan bagi si penerima dan sekadar sanjungan belaka dari si pemberi.

Bung Karno juga menyadari sebagian gelar Doctor Honoris Causa yang diberikan universitas luar negeri kepada dirinya dalam rangka mempererat hubungan negara tersebut dengan Indonesia.

[...] memang ada yang memberi gelar Doctor Honoris Causa kepada saya itu, sekadar untuk kehormatan, sekadar untuk hubungan politik [...], kata Bung Karno saat menerima gelar Doctor Honoris Causa dalam Ilmu Ushuluddin dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jakarta, pada tanggal 2 Desember 1964.

Bung Karno pertama kali mendapat gelar Doctor Honoris Causa dari Far Eastern University-Manila/Philipina pada tanggal 30 Januari 1951. Sedangkan gelar terakhirnya (26) diperoleh dari Universitas Muhammadiyah, Jakarta dalam bidang Falsafah Ilmu Tauhid pada tanggal 3 Agustus 1965.

Tahun 1956 merupakan tahun terbanyak Bung Karno dianugerahi gelar Doctor Honoris Causa. Bulan Mei sampai September beliau memperoleh 6 gelar dari universitas luar negeri. Dari Columbia University-New York/USA, Michigan University-Michigan/USA, McGill University-Montreal/Kanada, Berlin University-Berlin Barat/Jerman Barat, Lomonosov University-Moskow/USSR, dan Beograd University-Belgrado/Yugoslavia.

Agaknya tahun 1956 menjadi tahun terbanyak Bung Karno dianugerahi gelar Doctor
Honoris Causa berkaitan dengan keberhasilan beliau menggalang kekuatan Asia-Afrika dalam Konferensi Asia-Afrika di Bandung, pada tahun 1955. Dr. Grayson Kirk, president Columbia University, saat memberikan gelar Doctor Honoris Causa Doctor of Law memperkenalkan Bung Karno sebagai a political pioneer of a great frontier of today and tomorrow. Sementara itu, Berlin University menilai Bung Karno berhasil membuat jembatan antara bangsa-bangsa (a bridge between nations).

Konferensi Asia Afrika yang diselenggarakan di Bandung, tanggal 18-25 April 1955, mencapai kesuksesan besar mempersatukan sikap dan menyusun pedoman kerja sama di antara bangsa-bangsa Asia-Afrika. Konferensi ini menghasilkan deklarasi yang dikenal dengan sebutan Dasasila Bandung, suatu pernyataan politik berisi prinsip-prinsip dasar dalam usaha memajukan perdamaian dan kerja sama dunia.

Di pembukaan Konferensi Asia Africa, Bung Karno menyampaikan pidato yang berjudul: Mari Kita Lahirkan Asia Baru dan Afrika Baru (Let A New Asia and A New Africa Be Born). Beliau mengatakan terharu atas kedatangan 28 pemimpin Asia-Afrika, Inilah konferensi antar benua yang pertama dari bangsa-bangsa berkulit berwarna di sepanjang sejarah umat manusia!

Saya berharap konferensi ini akan menegaskan kenyataan, bahwa kita, pemimpin pemimpin Asia dan Afrika, mengerti bahwa Asia dan Afrika hanya dapat menjadi sejahtera, apabila mereka bersatu, dan bahkan keamanan seluruh dunia tanpa persatuan Asia-Afrika tidak akan terjamin. Saya harap konferensi ini akan memberikan pedoman kepada umat manusia, akan menunjukkan kepada umat manusia jalan yang harus ditempuhnya untuk mencapai keselamatan dan perdamaian. Saya berharap, bahwa akan menjadi kenyataan, bahwa Asia dan Afrika telah lahir kembali. Ya, lebih dari itu, bahwa Asia Baru dan Afrika Baru telah lahir!


Daftar 26 Gelar Doctor Honoris Causa Bung Karno

1. 30 Januari 1951, Ilmu Hukum, Far Eastern University, Manila, Filipina
2. 19 September 1951, Ilmu Hukum, Univ. Gadjah Mada, Indonesia
3. 24 Mei 1956, Ilmu Hukum, Columbia University, Amerika Serikat
4. 27 Mei 1956, Ilmu Hukum, Michigan University, Amerika Serikat
5. 8 Juni 1956, Ilmu Hukum, McGill University, Kanada
6. 23 Juni 1956, Ilmu Teknik, Berlin University, Jerman Barat
7. 11 September 1956, Ilmu Hukum, Lomonasov University, Moskow, USSR
8. 13 September 1956, Ilmu Hukum, Beograd University, Belgrado, Yugoslavia
9. 23 September 1959, Ilmu HUkum, Kariova University, Praha, Cekoslowakia
10. 27 April 1959, Ilmu Hukum, Istanbul University, Turki
11. 30 April 1959, Ilmu Hukum, Warsaw University, Polandia
12. 20 Mei 1959, Ilmu Hukum, Brasil University, Ro de Jeneiro, Brasil
13. 11 April 1960, Ilmu Politik, Sofia University, Sofia, Bulgaria
14. 12 April 1960, Ilmu Politik, Bucharest University, Rumania
15. 17 April 1960, Doctor of Engineering, Budapest University, Polandia
16. 24 April 1960, Ilmu Filsafat, Al Azhar University, Kairo, Mesir
17. 5 Mei 1960, Ilmu Sosial dan Politik, La-Paz university, Bolivia
18. 13 September 1962, Ilmu Teknik, ITB, Indonesia
19. 2 Februari 1963, Ilmu Kemasyarakatan, UI, Indonesia20. 29 April 1963, Hukum Politik dan HI, Unhas, Indonesia
21. 14 Januari 1964, Ilmu Hukum dan Politik, Royal Khmer University, Phnompenh, Kamboja
22. 2 Agustus 1964, Ilmu Hukum, University of the Philippines, Manila, Filipina
23. 3 November 1964, Ilmu Politik, Pyongyang University, Korea Utara
24. 2 Desember 1964, Ilmu Ushuluddin, IAIN Jakarta, Indonesia
25. 23 Desember 1964, Ilmu Sejarah, Unpad, Indonesia
26. 3 Agustus 1965, Filsafat Ilmu Tauhid, Universitas Muhammadiyah, Jakarta, Indonesia

'Soeharto yang rekomendasikan Untung masuk Tjakrabirawa'

Merdeka.com - Nama Komandan Batalyon I Kawal Kehormatan Resimen Tjakrabirawa Letnan Kolonel Untung Sjamsuri dicatat dengan tinta merah dalam sejarah. Aksinya menculik tujuh jenderal di malam kelam 1 Oktober 1965 dikutuk. Akibat perbuatan Untung pula kelak Resimen Tjakrabirawa dibubarkan dan Soekarno dipreteli kekuasaannya oleh Jenderal Soeharto .

Tjakrabirawa adalah pasukan elite pengawal presiden dari empat angkatan. Seleksi masuk ke dalam resimen ini cukup berat. Tapi bukan Resimen yang melakukan seleksi ini, melainkan setiap angkatan.

Angkatan Darat memberikan pasukan dari Batalyon 454 Banteng Raiders, Angkatan Laut dari Korps Komando Operasi, Angkatan Udara memberikan Pasukan Gerak Tjepat dan Kepolisian menyerahkan Resimen Pelopor.

Bagaimana Untung bisa masuk ke Tjakrabirawa?

"Untung itu direkomendasikan Soeharto . Dia dekat dengan Soeharto dan juga Yani (Ahmad Yani)," kata Wakil Komandan Batalyon Tjakrabirawa, Kolonel Maulwi Saelan, saat berbincang dengan merdeka.com, di Jakarta, Jumat (27/9).

Versi Saelan, saat itu Komandan Batalyon I Kawal Kehormatan dari Angkatan Darat kosong karena ditinggal oleh Letkol Ali Ebram yang dipromosikan ke bagian intelijen. Ali Ebram berasal dari pasukan elite Batalyon 454 Banteng Raiders di Semarang, Jawa Tengah. Maka penggantinya pun berasal dari Banteng Raiders. Saat itu Untung menjadi komandan batalyonnya. Saelan mengingat Untung ke Jakarta akhir tahun 1964 atau awal 1965.

Untung yang saat itu berpangkat Mayor bukan tentara sembarangan. Pria kelahiran Kebumen 3 Juli 1926 itu jago perang dengan banyak penghargaan.

Dalam operasi Mandala di Irian Barat, Untung meraih Bintang Sakti. Anugerah tertinggi untuk anggota militer. Prestasi itu hanya bisa disamai oleh Mayor Benny Moerdani dari Resimen Para Komando Angkatan Darat.

Nah, Soekarno dulu sempat kesengsem dengan Benny Moerdani. Tahun 1964, Benny seorang diri melerai tawuran berdarah antara RPKAD dan Tjakrabirawa dari KKO Angkatan Laut. Kabar soal keberanian Benny, sampai pula ke telinga Soekarno . Dia meminta Benny bergabung menjadi Komandan Tjakrabirawa. Tapi rupanya Benny tak minat.

Benny merasa jadi tentara itu harus bertempur, bukan menjadi pengawal. Maka pada Soekarno , Benny mengaku ingin menjadi komandan brigade. Artinya Benny ingin terus berkarir di pasukan, walau berat Soekarno merelakan Benny.

"Bung Karno memang lebih dulu mengenal Benny sehingga lebih dekat. Yang menikahkan Benny dulu juga Bung Karno," kata Saelan.

Karena Benny menolak, akhirnya Untung yang terpilih. Toh, prestasi Untung pun tak kalah dari Benny.

"Untung tentara sejati. Tubuhnya pendek dan berotot. Dia ikut bertempur bersama Yani melawan Permesta di Sumatera dan di Irian bersama Soeharto ," jelas Saelan.

Menurut Saelan, Untung memang pintar bertempur, sayang dia tak pintar politik. Saelan tak menduga kalau tiba-tiba Untung membawa anak buahnya menculik para jenderal. Untung tak pernah banyak bicara. Saelan mengingat hanya dua kali Untung berbicara dengan Soekarno , posisi Untung memang mengamankan ring luar.

"Saat melapor di awal penugasan dan saat Idul Fitri, itu dikumpulkan semua anggota Tjakrabirawa. Itu saja. Tidak benar kalau ada yang bilang Untung pernah melapor soal dewan jenderal pada Bung Karno," beber Saelan.

Betapa terkejutnya Saelan saat mendengar anggota Tjakrabirawa ikut terlibat penculikan para jenderal. Tapi semuanya sudah terlambat. Untung yang pendiam itu telah melangkah terlalu jauh.

Kedekatan Untung dengan Soeharto juga dituliskan oleh Mantan Wakil Perdana Menteri II Soebandrio. Keduanya sama-sama divonis mati dan ditahan di Rumah Tahanan Cimahi, Bandung. Saat itu Untung yakin vonis mati untuknya cuma sandiwara. Dia juga meyakini akan diselamatkan oleh Soeharto .

"Percayalah Pak Ban. Vonis untuk saya itu mungkin hanya sandiwara," kata Untung.

Tapi pertolongan dari sang sahabat tak kunjung datang. Untung ditembak di sebuah desa di Cimahi, akhir Maret 1966.

Justru Soebandrio yang akhirnya tak jadi divonis karena permintaan Ratu Elizabeth. Dulu Soebandrio sempat jadi Dubes RI di London.

G30S gagal, Untung ditangkap, Letnan Dul Arief ditembak mati





Merdeka.com - Kekuatan G30S pimpinan Komandan Batalyon I Kawal Kehormatan Resimen Tjakrabirawa Letkol Untung Syamsuri hanya bertahan 24 jam. Mereka berhasil menghabisi para jenderal di Lubang Buaya pagi hari 1 Oktober 1965. Tapi gerakan itu tak berlanjut.

Salah satu pimpinan G30S Brigjen Soepardjo berusaha meminta restu Presiden Soekarno . Tapi Soekarno malah memberi perintah lain. "Stop. Hentikan semua gerakan!"

Mendengar jawaban Soekarno , lemaslah Soepardjo. Sebagai jenderal dengan jabatan Panglima Komando Tempur di Kalimantan, dia tahu pasukannya sudah kalah. Soepardjo tahu Letkol Untung tak punya rencana cadangan. Dukungan Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk bergerak pun nyaris tak ada.

Soepardjo juga menyayangkan Untung tak berbuat sesuatu saat musuh dalam kondisi bingung. Kala itu seharusnya Untung bisa melakukan tindakan, memukul satuan-satuan militer yang tak mendukung G30S, atau mengambil kendaraan lapis baja untuk memperkuat posisi mereka.

"Radio RRI yang kita kuasai juga tidak kita manfaatkan. Sepanjang hari hanya dipergunakan untuk membacakan pengumuman saja. Harusnya radio digunakan semaksimal mungkin oleh barisan agitasi propaganda," kata Soepardjo seperti dikutip John Roosa dalam buku Dalih Pembunuhan Massal.

Untung membubarkan pasukannya, dia kemudian lari. Sebagai komandan, seharusnya Untung memberikan keterangan kemana harus lari, lalu di mana daerah aman. Kapan bertemu kembali. Tapi pasukan itu dibubarkan seperti membubarkan anak ayam.

Untung berpindah-pindah selama 10 hari di Jakarta. Lalu dia naik bus, mencoba lari ke Kebumen, kampung halamannya. Baru sampai Tegal, ada pos pemeriksaan. Mungkin karena takut Untung malah turun dari bus. Dia disangka copet dan dipukuli massa.

Setelah itu Untung diserahkan pada polisi militer yang membawanya ke Jakarta. Untung diadili dan ditembak mati.

Sementara itu Letnan Satu Dul Arief, komandan peleton Pasopati, pasukan penculik para jenderal juga kebingungan. Perwira Tjakrabirawa ini mencoba lari ke Semarang, ke markas asal mereka di Yon 454 di Srondol, Semarang.

Namun gara-gara kelaparan, pasukan itu terhenti di Markas Polisi Militer (PM) Cirebon. Mereka minta makan di sana. Komandan PM segera melapor ke Markas Resimen Tjakrabirawa ada 28 anggota Tjakrabirawa dan 21 anggota Yon 454 ditambah dua orang dari Brigif I.

"Kami segera memerintahkan agar pasukan itu dijemput. Lalu dimasukkan ke asrama di Tanah Abang," kata mantan Wakil Komandan Resimen Tjakrabirawa Kolonel Purn Maulwi Saelan saat berbincang dengan merdeka.com.

Kolonel Saelan marah sekali saat mendengar anak buahnya terlibat penculikan para jenderal. Dia terkejut Letkol Untung yang pendiam ternyata melakukan tindakan indisipliner. Saelan mengaku tak tahu menahu soal gerakan ini. Mereka yang terlibat hanya anak buah Untung langsung di Yon I Kawal Kehormatan.

"Saya marahi mereka. Saya tanya, apa-apaan ini? Kalian kenapa? Mereka jawab kami prajurit, kami menuruti perintah komandan batalyon," beber Saelan menceritakan kejadian puluhan tahun lalu itu.

Resimen Tjakrabirawa kemudian menyerahkan para anggota yang terlibat pada Kostrad dan Polisi Militer.

Namun rupanya, pemimpin mereka Lettu Dul Arief tak ada dalam rombongan itu. Dul Arief memisahkan diri menjelang Cirebon. Dia terus bergerak ke arah Timur. Nasibnya nahas, perwira pertama ini ditembak di Cilacap.

Sementara itu Brigjen Soepardjo baru bisa ditangkap 12 Januari 1967. Perwira tinggi G30S ini diadili dan kemudian divonis mati. Dengan pakaian serba putih, Soepardjo menempuh ajalnya di depan regu tembak.

Dalam jamuan makan terakhirnya, Jenderal Pardjo mengucapkan pidato singkat di depan para tahanan politik lain. "Kita sama-sama pendukung revolusi Indonesia, hanya sudut pandangnya berbeda-beda. Kalau saya malam nanti menemui ajal, ajal saudara tidak diketahui kapan. Itu saja perbedaan saya dengan kalian..."

Your app to find that 'perfect' someone

Your app to find that 'perfect' someone

   Text Size  
Published: Friday, 1 Nov 2013 | 10:29 AM ET
By: Erika Santoro



Twitter

50



LinkedIn

3


Share

Friday, 1 Nov 2013 | 12:00 AM ET
Using online apps to find your significant other is not unusual these days. In fact, one popular dating app, Tinder, now claims to have 300 million matches and 50 marriage proposals since it launched. Tinder is geolocation-based and links up with the subscriber's Facebook friends, making it possible to see if they have any friends in common with someone they would like to date.
Grouper offers a new twist to the dating game. Subscribers can go on a group date with two of their best single friends. For a $20 fee, the date includes the first round of drinks. Grouper will even take care of scheduling the date and location, coordinating the group's schedules.

The choices and chances of meeting a match are even greater since other dating apps are also now available. Among them are Coffee Meets Bagel and Grindr.

Although sites like eHarmony and Match.com are among the popular online dating resources, the apps upstarts are finding their way into consumers' hearts and mobile devices. The quick accessibility of these mobile dating apps allows users to create a profile in under a minute, giving them an edge over the online dating sites.

Selasa, 29 Oktober 2013

NaNoWriMo 2013: Want to Write a Novel?

NaNoWriMo 2013: Want to Write a Novel?

It’s just a few days until November, and you know what that means: National Novel Writing Month, better known ’round these parts as NaNoWriMo, is near.

Have you always wanted to write a novel?

We know some of you have been waiting all year for this month! For those of you who are new to this project, here’s the gist:

Who: You — whether you’re a seasoned novelist, novice writer, wannabe author, or a blogger up for a challenge.
What: A project in which you work toward a goal of writing a 50,000-word novel.
Where: On your laptop. At your desk. In your favorite café. Wherever inspiration strikes.
When: Kicking off this Friday, November 1, and ending at 11:59 pm on November 30.
Why: You’re creative and passionate about words. You’ve got a story to tell. You want to participate in a fun, rewarding project and push others to stretch their imaginations, too.
How: Sign up at NaNoWriMo.org, where you can plan your novel, track your progress, and join a community that offers support, encouragement, and advice — online and off.

Not sure if you’re up for it?

books_2
We’re stoked to see so many writers on WordPress.com who’ve participated in NaNoWriMo in the past. In the beginning, some of them didn’t think they could face the challenge.
For a while, teen fiction author Keris Stainton had struggled to get back into writing; she had been trying to write novels, but couldn’t manage finishing one. But one year, she participated in NaNoWriMo:
The novel I wrote for NaNo that year was the first one I ever finished, and so I was hooked.
Author, screenwriter, and songwriter John Palisano says that the month-long project offers a safe place to fail:
It’s about freeing yourself from those constraints and having fun with writing again. Even if writing is your day job, or your dead-serious hobby, NaNoWriMo can be a fun and fulfilling experience.
Fiction writer Kristi Petersen Schoonover shares this sentiment — it’s a great opportunity to write, experiment, and express yourself:
NaNoWriMo is all about writing something you want to write, just for you, without worrying about others sitting in judgment, so it’s an exercise in truly expressing yourself — which means, if you think about it, there really isn’t a way to fail!
books_4
Writer and game designer Harry Heckel has published role-playing games and fiction for two decades. Despite his experience, he had similar concerns about participating in NaNoWriMo.
Could he write 50,000 words in one month in addition to working his day job and being a father? He had to sign up to find out.
I’d say if you are on the fence, just give it a try. What’s the worst that could happen? I know 50,000 words seems inconceivable if you’ve never done it, but whether you succeed or fail, I guarantee you you’ll have more done than if you didn’t make the attempt.
Another NaNoWriMo alum, author and blogger Jennifer Bresnick, says to just go for it:
Just do it. Throw a couple of granola bars at the kids and lock yourself in your office if you have to, but just get started. Nutritional deficiencies take more than a month to show up, right? So don’t worry about it.

Convinced and ready? Some tips to consider:

books
While the NaNoWriMo website is where you’ll capture the magic, we hope you’ll use your blog to post updates, test your material, and share tips:
Connect with other participants on WordPress.com. Be sure to follow NaNoWriMo in your Reader to read what others all over the world are writing and saying throughout the month.
Test material on your readers. While diving into a novel is a solitary journey, know that you’ve got a support network in your readership — they know your voice, so consider trying out material on your blog. Not sure if a scene is working? Post an excerpt.
Reflect on your writing process. If you don’t want to share your novel-in-progress or get too specific with your readers, that’s fine. But consider taking time in between your sessions to reflect on your process: roadblocks you’ve hit, questions about your craft, and advice for other participants.
“Share the lessons you learn about your writing — and yourself — through your NaNo journey,” says Kristi. Then, tag these posts with NaNoWriMo so others can find them. There’s already chatter in the Reader, so dive in: you’ll find resourceful and inspirational posts by bloggers like Kristen LambRachel Peterson, Cristian Mihai, and E.E. Blake.
Track your progress as you go.
While you’ve got an ultimate goal to reach 50,000 words, set other goals for yourself, whether by session, by day, by week, or other ways. “The first thing I always do is set up a word count spreadsheet to keep track,” says Keris. A record of this progress will be helpful.
You can also display the Milestone Widget in your sidebar, so your visitors know right away that you’re participating in this project until November 30.
Interested in joining in on the challenge? Visit and sign up on the NaNoWriMo site. We’ll see how everyone’s doing later in the month, but if you’re curious to hear more advice from WordPressers before you begin, follow The Daily Post  — we’re chatting more with the authors in this post on Thursday.
Finally, if you enjoy reading about what’s new with writers in our community — and love reading the top reads on WordPress.com — subscribe to WordPress.com Weekend Reads, delivered monthly to your inbox.

12 tense


Present Tense
Dalam bahasa Inggris Present Tense atau Simple Present Tense digunakan untuk menyatakan peristiwa atau kejadian, kegiatan, aktivitas dan sebagainya yang terjadi saat ini. Present Tense juga digunakan untuk menyatakan suatu Fakta, atau sesuatu yang tejadi berulang-ulang dimasa KINI. Ingat,PRESENT artinya adalah kini, sekarang.
Rumusnya:
Positif: S + V1 (s/es)
Negatif: S + DO/DOES + NOT + V1
Tanya: DO/DOES + S + V1
Contoh Kalimat Positif:
I drink coffee
She drinks coffe
We drink coffee
Past Tense
Dalam bahasa Inggris ada Past Tense, sedangkan bahasa Indonesia kalaupun ada tak perlu dipelajari, karena kata kerjanya tidak berubah. Seperti Present Tense, maka Past Tense ini pun terbagi 4: Ada yang Simple Past atau disebut Past Tense saja, ada yang Past Continuous Tense, Past Prefect Tense dan Past Perfect Continuous Tense.
Inti dari Past Tense adalah untuk menyatakan peristiwa yang telah “Lampau”. Lampau disini tak harus sudah lama-lama amat juga, pokoknya sudah berlalu, sudah lewat. Itulah penekanannya. Mungkin kemarin, satu jam lalu, 2 tahun lalu, 2 abad yang lalu, dan sebagainya. Semua itu sudah “Past”. Setelah membaca uraian ini Anda pasti faham lebih dalam. Pasang mata pasang telinga dan kuatkan niat ya, hehe..
Rumus Past Tense:
Positif: S + V2
Negatif: S + did not + V1
Tanya: Did + S + V1
Ingat, V2 maksud saya adalah Kata Kerja atau Verb bentuk ke-2. Tentang kata kerja dapat Anda baca di Kata Kerja
Rumus Past Tense Rumit?
Benar! eh tidak, lanjutkan saja bacanya..
Anda resepkan dulu bahwa kata kerja bantu “DO” bentuk present DO, bentuk keduanya (Bentuk Past) adalah DID. Kalau Present kan: I do not… maka Past nya: I did not….
Yang barusan saya terangkan diatas tadi akan memudahkan Anda mempelajariPast Tense ini untuk Kalimat yang Negatif dan Kalimat Tanya. Ingat saja DO jadi DID. inga.. inga… hehe..
Contoh Kalimat Past Tense:
-I launched this blog on august 2012
Future Tense
Future Tense atau Simple Future digunakan untuk menyatakan peristiwa yang Akan Terjadi. Future tense adalah tentang Nanti. Sesuatu arti katanyaFuture yaitu “Masa Depan”. Karena itu dalam Future Tense penggunaan kata Will, Shall yang artinya akan pastilah mendominasi.
Setiap Future pasti pakai WILL atau SHALL, artinya AKAN. Namun ada juga yang namanya Past Future Tense nanti. Karena Past maka Will dan Shall nya pakai past juga yaitu “Would”, nanti kita pelajari lebih dalam di Past Future Tense. Oh ya, sesudah Will atau Shall atau Would pasilah diikuti bentuk 1 baik itu kata kerja atau kata kerja bantu.
Rumus Future Tense
Positif: S + will + V1
Negatif: S + will + not + V1
Tanya: Will + S + V1
Shall jarang digunakan. Bisanya Shall untuk Subject I dan We (I shall…, We shall….) dan tidak untuk yang lain. Tetapi lebih sering orang pakai I will.. dan We will.. Jadi untuk I dan We boleh pakai baik will atau shall. Sedangkan Subject yang lain seperti HE, SHE, IT, YOU, THEY, WE semuanya pakai Will. Kalau begitu, untuk mempermudah pemahaman saya HANYA akan gunakanWILL saja. Kan “WILL” itu enak toh? Itu tuh yang L nya satu! haha… becanda ya.
Contoh Kalimat Positif dalam Future Tense:
-I will study
-You will swim
-They will visit Tokyo
Silahkan buat sendiri contoh Future Tense versi Anda ya. Buat dalam hati saja, lalu ucapkan sendiri, hehe.. Sengaja contoh saya persimple agar mudah dimengerti.
Present Continuous Tense
Present Continuous Tense digunakan untuk menyatakan, mengatakan (atau apalah namanya itu istilahnya) suatu yang sedang terjadi saat ini, sedang berlangsung saat ini. Misalnya: Saya sedang menulis sekarang, Anda saat ini sedang membaca pelajaran Present Continuous Tense yang saya tulis, Saya sedang jatuh cinta, dsb. Ada gambaran kan? Coba Anda sebutkan sendiri contohnya 3 biji lagi. bisa kan? mudah kan? hehe..
Rumusnya:
Positif: S + Tobe + Ving
Negatif: S + Tobe+ Not+ Ving
Tanya:   Tobe + S + Ving
Jangan bingung, “Ving” maksud saya adalah Verb + ing ya. Nanti dalam pelajaran tenses yang lain saya akan menulis “Ving” ini berulang-kali. Pastikan Anda mengingatnya ya. Kok tidak ditulis saja Verb+Ing? Ya bebas dong, saya yang nulis ini, hehe..
Present Continuous Tense ini digunakan jika kita menekankan pada “Sekarang” nya itu. Kalau kegiatan yang berulang-ulang seperti “I go to work everyday” nggak pake Present Continuous Tense tetapi Present Tense saja ya.
Berikut ini contoh kalimat Present Continuous Tense sesuai dengan rumus diatas:
- I am writing now (Saya sedang menulis sekarang)
- You are reading my article at present (Apa artinya?)
- She is waiting for you.
Past Continuous Tense
Past Continuous Tense digunakan untuk menyatakan peristiwa yang SEDANG TERJADI juga, tetapi sedang terjadi sekarang, melainkan sedang terjadi tetapi DULU, tetapi sudah lewat. Loh sedang kok lewat? bukannya sedang itu artinya masa kini alias sekarang?. Oh ada juga sedang dulu. Mari kita bahas tuntas.
Seperti arti katanya, Past berarti “sudah lewat”, sedangkan Continuous artinya “sedang”. Contohnya gini:
Kemarin teman saya datang ke rumah saya, gedor-gedor pintu, tetapi nda ada yang buka. Padahal saya ada di rumah, tetapi saat itu tuh “Saya sedang tidur!”. Kapan sedang tidurnya? Kemarin, saat teman saya itu datang. Bukan sekarang kan? Tetapi sedang loh! Itulah Past Continuous Tense.
Rumus Past Continuous Tense
Positif: S + was/were + Ving
Negatif: S + was/were + NOT + Ving
Tanya: Was/Were + S + Ving
Contohnya:
I was sleeping when my friend came to my house yesterday
Lihat tuh, “I was sleeping” adalah bagian Past Continuous Tensenya. Sedang tidurnya itu kemarin, saat teman saya datang ke rumah.
Jadi, Past Continuous Tense ini mirip banget rumusnya dengan Present Continuous Tense, bedanya di TOBE nya yang menjadi bentuk kedua.
Ingat-ingat perubahan dan pasangan TO BE nya ya.
Tobe: is, am berubah menjadi WAS
Tobe: are berubah menajdi WERE
I, She, He, It, John, Merry pasangannya adalah WAS
We, They, John and Merry pasangannya adalah WERE.
Contoh kalimat lainnya:
-They were learning in the classroom when I came
Mereka lagi belajar di kelas ketika saya datang.
- I was writing
- Joko was sleeping
- … Ayo anda tambahkan sendiri 
Future Continuous Tense
Tense yang satu ini berbicara tentang suatu peristiwa yang “Sedang Terjadi” juga sebagaimana Present Continuous Tense, tetapi bedanya dalam Future Continuous Tense maka “Sedang” nya itu bukan sekarang melainkan besok, akan datang, nanti.
Jadi, “sedang terjadi” itu tidak hanya bisa sekarang loh, bisa saja belum terjadi sekarang tetapi sedang terjadi besok. Fahami benar hal ini agar Future Continuous ini dapat Anda mengerti dengan tuntas dan dapat menggunakannya tanpa berpikir lagi nanti 
Contohnya begini:
Anda telepon saya dan bilang mau ke rumah saya jam 9 besok. Wah saya nda bisa terima tamu tuh jam segitu, karena pas jam 9 itu saya akan sedang berenang. Jadwal saya renang itu 8:30 sampai 10:00. Jadi jam 9 besok itu sedang renang kan? kapan renangnya? besok!. Itulah arti “sedang tetapi akan” ini. Sekarang Anda faham 100 persen kan? Dalam hal ini kita gunakan Future Continuous Tense ya: “I will be swimming at 9 tomorrow, You may not meet me at home”.
Rumus Future Continuous Tense
Positif: S + will + be + Ving
Negatif: S + will not + be + Ving
Tanya: Will + S + be + Ving
Pegang kuat-kuat kunci pelajaran Bahasa Inggris ini ya:
Seperti saya ceriakan dalam setiap pelajaran Tenses Bahasa Inggris yang mengandung kata “Continuous” maka selalu pakai kata kerjabentuk ING, Verb + Ing atau saya singkat “Ving” doang. Setiap kata kerja atau kata kerja bantu yang mengikuti WILL pasti bentuk-1. Mana bentuk kesatu disana? Di “be” nya itu loh.
Lihat ni urutan perubahan kata kerja bantu “to be”:
“be” atau to be (am, is, are) – was, were – been
Dan setiap ada to be, baik itu be itu sendiri atau am, is, are, was, were, been maka kata kerjanya pasti pakai ING.
Contoh Future Tense
-I will be swimming at 9 o’clok tomorrow
Selanjutnya kita persimple tanpa embel-embel waktu, agar mudah difahami, perhatikan pemakain rumusnya ya:
-You will be working …
-They will be driving home …
-She will be learning music …
Present Perfect Tense
Sebelum mempelajari Present Prefect Tense ini ada baiknya Anda menguasaiPresent Tense dan Present Continuous Tense dulu ya. Karena kalo belajar Tenses itu ada rumus-rumusnya. Walaupun memang bukan seperti rumus matematika tetapi yang namanya rumus kan berkaitan, mulai dari rumus dasar sampai rumus yang lebih rumit. Jika Anda telah menguasai yang mudah seperti Present Tense maka mempelajari Present Perfect Tense akan terasa lebih mudah pula. Sipp?
Mari kita lanjutkan pelajaran bahasa inggris tentang Present Perfect Tense ini. Kalau dalam Present Tense penekananya pada fakta, kejadian berulang-ulang atau yang menjadi kebiasaan, dan Present Continuous Tense menekankan pada “sedang” terjadi, maka..
Present Perfect Tense menekankan pada PERFECT nya itu. Perfect kan artinya “sempurna”. Bukan sempurna karena cantik seperti Gita Gutawa, tetapi sempurna yang berarti “selesai, sudah, beres, baru saja usai, dsb”. Jadi, kalau Anda menekankan pada “SUDAH” nya itu maka gunakanlah Present Perfect Tense ini. Contoh yang paling mengena misalnya: Dia baru saja pergi (She has just gone).
Rumusnya Present Perfect Tense begini:
Positif: S + have/has + V3
Negatif: S + have/sas Not + V3
Tanya:   Have/has + S + V3
Nah, setelah Subject (S) maka pakai “have” atau “has” sesuai pasangannya.Have dalam konteks ini artinya adalah: sudah, telah, barusan. Yang aneh dalam bahasa inggris Have + ES bukan Haves tetapi HAS. Jadi pasangannya begini:
Contoh Present Perfect Tense
Positif: She has gone (Dia baru saja pergi)
Negatif: She has not gone
Tanya: Has She gone?
Ingat, bukan She has go, bukan pula She has going, tidak pula She has goes. “Go” itu adalah kata kerja yang bentuk ketiganya adalah “gone”. Urutan perubahan bentuk kata kerja untuk Go adalah: Go-went-gone.
Contoh lainnya:
-I have written english lesson for 30 minutes
-You have read my lesson since 2 PM
Perhatikan perubahan kata kerja:
Write – wrote – written (berubah)
Read – read – read (lah kok sama? haha..)
Saya ulangi
-I have written english lesson for 30 minutes.
Artinya:
Saya telah menulis pelajaran bahasa inggris selama 30 menit.
Dalam kalimat diatas, ditekankan “telah” nya itu dan sekarang sudah beres, sudah tidak lagi menulis. Tetapi jika penekanan Anda pada “30 menit yang lalunya” maka Anda gunakan Past Tense yang lebih cocok.
Contoh lainnya lagi, kalimat positif:
-I have cleaned the floor
-He has drunk milk
-You have just broken the glass
Past Perfect Tense
Past Perfect Tense mirip dengan Present Perfect Tense hanya saja beda di waktunya saja. Penekannya pada PERFECT-nya itu, usainya itu. Agar lebih jelas saya ulang sedikit tentang Present Perfect Tense dulu ya.
PRESENT Perfect Tense mengenai suatu kejadian atau peristiwa yang SELESAI (sempurna, perfect) saat ini, contohnya: She has just gone (Dia baru saja pergi).
Nah PAST Perfect Tense adalah bentuk lampau (Past) dari Present Perfect Tense itu, makanya disebut Past Perfect Tense, sama-sama Perfectnya! Jelas ya? Kalau Present Perfect Tense menggunakan rumus S + Have/has + V3 maka Past Perfect Tense menggunakan bentuk lampau dari Has/has yaitu “HAD”.
Rumus Past Perfect Tense
Positif: S + had + V3
Negatif: S + had + not + V3
Tanya: Had + S + V3
Past Perfect Tense sering digunakan dengan menggunakan kalimat lain yang berbentuk lampau (Past Tense) yang dihubungan dengan kata sambung seperti When (ketika), After (setelah) untuk menekankan bahwa Perfectnya (Sudahnya) itu adalah di masa lampau.
Tenses Past Perfect Tense ini jarang loh digunakan, tetapi tentu saja ada baiknya Anda memahinya dengan seksama. Jangan dianggap enteng!, suatu saat Anda akan perlu menggunakannya, hehe..
Contoh kejadiannya seperti ini:
“Kemarin Dia berangkat ke rumahku pagi-pagi bener, tetapi waktu ia sampai eh saya SUDAH pergi”. Tuh, lihatlah SUDAH perginya itu kan Perfect. Anda ingat pelajaran tentang Present Perfect Tense bahwa SUDAH itu adalah ciri-cirinya. Hanya saja SUDAH nya itu adalah kemarin (lampau). Itulah mengapa dalam kejadian ini kita menggunakan Past Perfect Tense.
Contoh kalimatnya:
-I had gone When He arrived at my home
“I had gone” adalah Past Perfect Tense, dengan subjectnya adalah I. Lihat ada “had” nya, dan kata kerja bentuk ketiganya (V3) adalah gone. Sesuai rumusnya S + had + V3. Kalimat pembandingnya adalah bentuk past tense: “When He arrived at my home”.
Contoh kalimat lainnya:
I had written 3 articles when you visited my blog for the first time.
Jadi Past Perfect Tense adalah tentang “Sudah, masa lalu”. Present Perfect Tense tentang “Sudah, kini”. Rumusnya mirip, karena sama-sama Perfect. Setiap Perfect pasti pakai kata kerja bentuk ke-3 baik itu pada Kata Kerja utamanya atau pada kata kerja bantu-nya.
Contoh kalimat lain dalam Past Perfect Tense:
-I had studied hard but I didn’t make good result in the exam.
-You had told me twice before I understood.
-Coba buat kalimat Anda paling tidak 3 biji, ayoo..
Future Perfect Tense
Sebelum belajar Future Perfect Tense pastikan Anda sudah memahami dan menguasai yang simple dulu ya seperti Future Tense, Present Tense, Present Continuous Tense dan sebagainya itu. Karena pengetahuan Tense bahasa Inggris itu berkaitan satu sama lain. Dengan memahami yang satu maka yang lain akan terasa jauh lebih mudah. Anda juga perlu membandingkan masing-masing Tense yang sama-sama Continuous, atau yang sama-sama Perfect. Dengan cara itu pemahaman Anda akan menjadi 100% dan rumusnya pun terasa gampang di luar kepala, Trus me! cie.. perlu yakin dong, hehe..
Gimana? Sudah menguasai Bahasa Inggris Tenses sebelum yang satu ini? Kalau Anda memang ingin bisa 100%, maka jadi pembelajar yang patuh itu perlu loh. Nanti kalau sudah bisa tentu boleh tambah kreatif, boleh sok pandai seperti saya, haha..
Ok kita kembali ke topik utama kali ini yaitu Future Perfect Tense.
Future Perfect Tense digunakan untuk menyatakan sesuatu yang “Sudah terjadi, tetapi AKAN”. Akan sudah gitu loh. Kalau Anda buka lagi pelajaran bahasa Inggris tentang Future Continuous Tense maka Future Perfect Tense ini pun akan sangat mudah difahami. Siapa bilang “sudah” itu hanya dulu? Sudah bisa juga “akan”!. Future artinya Akan, Perfect artinya sudah. Pusinglah jadinya tanpa contoh kasus kan?
Ini contoh kasusnya:
Agar jelas, saya ulang lagi contoh Future Continuous Tense ya:
Anda telepon saya dan bilang mau ke rumah saya jam 9 besok. Wah saya nda bisa terima tamu tuh jam segitu, karena pas jam 9 itu saya akan sedang berenang. Jadwal saya renang itu 8:30 sampai 10:00. Jadi jam 9 besok itu sedang renang kan? kapan renangnya? besok!. Itulah arti “sedang tetapi akan” ini. Sekarang Anda faham 100 persen kan? Dalam hal ini kita gunakan Future Continuous Tense ya: “I will be swimming at 9 tomorrow, You may not meet me at home”.
Nah sekarang perhatikan baik-baik!
Dari kejadian di atas, kalo jam 11 kan saya SUDAH AKAN SELESAI berenang kan? Nah, kalo jam 11 besok saya sudah akan selesai berenang. Itulah yang saya maksud dengan SUDAH AKAN ini, Future Perfect Tense: “I will have swum”.
Kok swum? ya, bentuk kata kerja swim dari yang ke-1 sampai ke-3 adalah: swim – swam – swum. Bentuk ING nya swimming
Rumus Future Perfect Tense
Positif: S + will + have + V3
Negatif: S + will + not + have + V3
Tanya: Will + S + have + V3
Lihat tuh, karena Future maka ada Will. Ada juga kata kerja bantu “Have” bentuk pertama karena mengikuti Will. Karena Perfect maka pake Kata Kerja bentuk-3 dan saya tulis V3 (Verb 3).
Contoh Kalimat Positif Future Perfect Tense:
-I will have swum at 11 tomorrow
Dari contoh Future Continuous Tense jadi Future Perfect Tense seperti ini:
-You will have worked …
-They will have driven home …
-She will have learned music …
Silahkan tambahkan contoh sendiri ya untuk Future Perfect Tense ini.
Past Perfect Continuous Tense
Past Perfect Continuous Tense dalam pelajaran Bahasa Inggris Grammar digunakan untuk menyatakan hal atau peristiwa yang sesuatu yang TELAH dan SEDANG terjadi dimasa LAMPAU. Nah loh: Telah, Sedang dan Lampau pula!. Dalam setiap tenses yang mengandung Perfect Continuous, maka “sedang” nya itu mengandung arti “sudah dimulai, masih terjadi, dan masih terus”, lebih panjang periodenya, dan itu bisa kini (present), bisa dulu (past) dan bisa akan datang (future). Nanti Akan tau perbedaanya setelah memahami kesemua tenses.
Memang sih kalau diterangkan begitu maka sebagian orang bisa jadi males untuk mengertinya, termasuk saya dulu, hehe.. Karena itu memang sebaiknya Anda mempelajari Tenses secara berurutan, satu demi satu. Mengerti yang satu baru lanjutkan ke Tenses yang lainnya. Yang lebih penting lagi adalahmembandingkan tense yang sejenis, misalnya antara Present Perfect Continuous Tense dengan Past Perfect Continuous Tense ini. Dengan cara itu Anda akan memilki pengertian yang mendalam.
Kita kembali pada topik utama kali ini, yaitu Past Perfect Continuous Tense
Contoh peristiwanya begini:
Kemarin teman saya datang ke rumah saya, ketika itu saya sedang memperbaiki kulkas. Waktu dia sampai saya sudah mulai kerja, dan saya lanjutkan pekerjaan tersebut sambil ngobrol sama dia. Untuk menyatakan kejadian “membetulkan kulkas” tersebut kita gunakan Past Perfect Continuous Tense.
Rumus Past Perfect Continuous Tense
Positif: S + had + been + Ving
Negatif: S + had + not + been + Ving
Tanya:  Had + S + been + Ving
Berdasarkan Contoh peristiwa diatas maka kalimatnya begini:
-I had been repairing freezer when my friend came to my house
Tenang saja, Past Perfect Continuous ini termasuk jarang digunakan, hehe.. Jadi pelajaran kali ini akan dipersimple saja ya. Yang penting Anda dapat apa INTI-nya. Kalau ingin lancar tentu Anda perlu banyak praktek, atau sok pinter dengan ngajar seperti saya, hehe..
Contoh lain:
-They had been playing football.
-She had been singing
-Joh and Merry had been loving each other.
Tips untuk memperkuat pengertian Anda tentang Tenses:
Setiap tenses yang mengandung “Past” pasti pakai kata kerja atau kata kerja bantu bentuk ke-2. Dalam Past Perfect Continuous Tense ini kata kerja bentuk ke-2 atau V2 nya adalah HAD. Bentuk pertamanya adalah Have/has. Urutannya: Have-had-had.
Setiap tenses yang yang mengandung kata “Perfect” pasti pake kata kerja atau kata kerja bentuk ke-3. Dimana kata kerja ketiganya di Past Perfect Continuous Tense ini? Ia terletak pada “Been” nya itu. Been adalah bentuk ke-3 atau V3 dari be (tobe). Urutannya: tobe (am, is are) – (was, were) – been.
Setiap tenses yang mengandung kata “Continuous” pasti menggunakan kata kerja bentung ING atau saya singkat Ving. Present Continuous Tense, Present Perfect Continuous Tense, Past Continuous Tense, Past Perfect Continuous Tense dan sebagainya pasti pakai Ving.
Pegang erat-erat ketentuan diatas, maka Anda akan selamat 
Ok, demikian dulu pelajaran yang jarang terpakai kali ini, yaitu Past Perfect Continuous Tense.

Future Perfect Continuous Tense
Pejaran Tenses Bahasa Inggris Future Perfect Continuous Tense ini akan sangat mudah difahami jika Anda telah menguasai terlebih dahulu Present Perfect Continuous Tense, karena memang mirip polanya. Sudahkan Anda faham benar tentang Present Perfect Continuous Tense?
Ok, jika sudah, mari kita lanjutkan. Kalau belum? Saya tak bisa melarang Anda meneruskan juga sih, tetapi mungkin Anda akan kesulitan memahaminya. Bahasa Inggris juga ada persamaanya dengan belajar matematika, kalau sudah bisa tambah-tambahan dan kali-kalian maka pelajaran yang lain akan lebih mudah juga, tul?
Jadi, Future Perfect Continuous Tense digunakan untuk menyatakan peristiwa yang: akan, telah dan masih berlangung di masa datang. Bingung?
Memang mirip dengan Future Continuous Tense juga (sedang akan terjadi pada suatu saat di masa datang), hanya saja kalau dalam Future Perfect Continuous Tense ditekankan pada masa terjadinya yang lebih panjang (sudah mulai, masih terjadi, akan berlanjut) tetapi bukan sekarang melainkan di masa datang. Kalau itu sekaranga maka namanya Present Perfect Continuous Tense. Mirip kan? Bedanya memang hanya di Present dan Future nya itu. Ya, beda waktunya. Yang satu sekarang (present) dan satu lagi nanti (Future).
Contoh kasus Future Perfect Continuous Tense
Agar jelas, saya ulang lagi mulai dari contoh
Future Continuous Tense:
Anda telepon saya dan bilang mau ke rumah saya jam 9 besok. Wah saya nda bisa terima tamu tuh jam segitu, karena pas jam 9 itu saya akan sedang berenang. Jadwal saya renang itu 8:30 sampai 10:00. Jadi jam 9 besok itu sedang renang kan? kapan renangnya? besok!. Itulah arti “sedang tetapi akan” ini. Sekarang Anda faham 100 persen kan? Dalam hal ini kita gunakan Future Continuous Tense ya: “I will be swimming at 9 tomorrow, You may not meet me at home”.
Jika Seperti ini maka Future Perfect Tense:
Future Perfect Tense kan intinya “Sudah Akan atau Akan sudah”. Dari kejadian di atas, kalo jam 11 kan saya SUDAH AKAN SELESAI berenang kan? Nah, kalo jam 11 besok saya sudah akan selesai berenang. Itulah yang saya maksud dengan SUDAH AKAN ini, Future Perfect Tense: “I will have swum”.
Sekarang Perhatikan dengan sangat baik! ini bagian
Future Perfect Continuous Tense:
Dapat saya katakan bahwa jam 9 besok saya sudah akan sedang berenang selama 30 menit.
Besok toh? Yes, kan future.
Jam 9 Sudah mulai toh? Yes, kan mulainya jam 8:30
Masiah akan terus kan? Yes, kan jadwalnya sampai jam 10:00.
Sudah, sedang, akan, di masa datang! Itulah inti dari Future Perfect Tense!.
jadi kalimat Future Perfect Continuous Tense lengkapnya begini:
-I will have been swimming for 30 minutes at 9 tomorrow
Perhatikan sesuai rumusnya berikut:
Rumus Future Perfect Continuous Tense
Positif: S + will + have + been + Ving
Negatif: S + will + not + have + been + Ving
Tanya: Will + S + have + been + Ving
Berikut ini contoh lagi untuk Future Perfect Continuous Tense, disederhanakan agar mudah difahami rumusnya. Konteks dipakainya kan sudah saya jelaskan di bagian atas.
-You will have been working …
-They will have been driving home …
-She will have been learning music …

Present Perfect Continuous Tense
Nah tiba saatnya kita belajar tentang Present Prefect Continuous Tense. Tenses yang satu ini digunakan untuk menyatakan suatu kejadian, peristiwa atau apalah namanya, yang SUDAH terjadi dan MASIH berlangsung bahkan sangat mungkin AKAN berlanjut. Dari dulu hingga kini bahkan nanti, gitu loh!. Kata “sudah” atau “dari dulu” disini bisa saja waktunya kemarin, 2 jam lalu, se-abad lalu, bisa juga beberapa menit yang lalu. Intinya kejadian yang hendak diungkapkan dalam Present Pefect Continuous Tense ini sebenarnya mirip dengan Present Continuous Tense, hanya saja penekannya bukan pada saat ini, melainkan pada periode waktunya tadi itu: sudah, masih dan akan. Jelas ya?
Rumus Present Perfect Continuous Tense
Positif: S + have/has + been + Ving
Negatif: S + have/has + not + been + Ving
Tanya: Have/has + S + been + Ving
Kita coba dengan contoh, bentuk Present Tensenya begini: “Saya tinggal disini”, bahasa Inggrisnya: “I live here”. Kita coba masukkan ke Present Perfect Continuous Tense ya. Siap?
Ok, contohnya gini: “Saya sudah tinggal disini 2 tahun”. Sudah disini toh? masih toh? besok belum pindah kan? Untuk kondisi ini kita gunakan Present Perfect Continuous Tense ini, I have been living here for 2 years.
Tetapi kalau waktu Anda ngomong itu Anda sudah tidak tinggal disini lagi, misalnya baru saja pindah maka gunakan penekanan pada SUDAHnya saja seperti pada pelajaran Present Perfect Tense, I have lived here…
Tetapi lagi,
Kalau Anda ingin mengatakan “tinggal disini” tersebut dulu, misalnya 2 tahun yang lalu tinggal disini, maksud saya anda tidak menekankan pada USAInya anda tinggal itu tetapi fokus pada 2 tahun yang lalu itu, maka gunakan Past Tense saja: I lived here 2 years ago.
Diterangin gini Anda nda tambah bingung toh? hehe.. Biasakan saja, namanya juga perjuangan mau pandai Tense, pusing-pusing sedit tahan dan tetap lanjutkan. Kalo sudah pusing banget lebih baik praktekkan dulu yang sudah bisa bareng-bareng misalnya di Group Belajar Bahasa Inggris Di Facebook.
Berikut contoh-contoh Present Perfect Continuous Tense:
-She has been learning english for 3 years
-I have been teaching english since last year
-They have been touring since yesterday
Kira-kira masih ndak tu learningnya? masih berlanjut tidak teachingnya? Mereka masih tour kan? belum balik!.
-She has not been learning english for 3 years
-… Anda coba yang 2.
-Has She been learning english for 3 years?
-Silahkan Anda coba juga yang selanjutnya…
Contoh lainnnya lagi:
-I have been running Vnet Business Since December 2007. You?