Kamis, 20 Juni 2013

Ancaman Bakteri dari Kolam Renang Umum

TEMPO.CO , Washington:Kolam renang umum yang dilengkapi dengan fasilitas bersantai lainnya tentu akan menjadi tempat berenang yang menyenangkan. Akan tetapi, kesenangan tersebut tidak sebanding dengan akibat yang timbul dari sejumlah bakteri dan berbagai jenis kuman dari kolam yang masuk ke dalam tubuh sebagaimana yang ditemukan peneliti dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat.

Lembaga tersebut mengumpulkan sampel air kolam penyaringan dari kolam-kolam renang umum di Amerika Serikat dan mengujinya terhadap materi genetika untuk beberapa mikroba. Sampel air tersebut tidak termasuk air dari taman air, kolam renang pribadi atau dari tempat rekreasi air.

Secara keseluruhan, peneliti menemukan sebanyak 58 persen bakteri E.coli terdapat dalam sampel air kolam renang umum, yang menunjukkan dengan jelas adanya kontaminasi tinja di dalam air. Adanya kontaminasi tinja ini kemungkinan karena perenang yang tidak bersih membilas kotorannya sebelum berenang atau meninggalkan kotoran dalam kolam sebelum sampai di toilet.

Sebanyak 59 persen bakteri Pseudomonas aeruginosa juga ditemukan pada sampel air kolam yang dapat menyebabkan gangguan kulit dan infeksi telinga. Hal ini menunjukkan adanya pencemaran air yang dilakukan oleh perenang. Selain itu, sebanyak dua persen bakteri Cryptosporidium dan Giardia juga ditemukan. Kedua bakteri ini menyebar melalui tinja dan dapat menyebabkan diare.

Beruntungnya, pada sample air kolam renang umum tersebut tidak ditemukan bakteri E.coli 0157:H7, penghasil racun yang menyebabkan penyakit.

Penelitian mengenai bakteri di dalam kolam renang umum ini akan dipresentasikan dalam acara penghargaan Recreational Water Illness and Injury Prevention Week yang berlangsung antara tanggal 20 dan 26 Mei 2013 di Atlanta, Amerika Serikat.

"Kolam renang merupakan salah satu tempat terbaik untuk melakukan aktivitas fisik yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, penggunan kolam renang harus menyadari dan mengetahui cara mencegah infeksi saat berenang" kata Michele Hiavsa, kepala Program Kolam Sehat CDC.

Hiavsa mengingatkan bahwa klorin dan desinfektan lain tidak membunuh kuman secara langsung. Oleh karenanya penting bagi perenang untuk melindungi diri dengan tidak menelan air saat berenang dan melindungi orang lain dengan tidak membawa kotoran atau kuman ke dalam kolam dengan cara membersihkan diri sebelum berenang dan tidak berenang ketika sakit atau diare.

0 komentar:

Poskan Komentar

NB: Tulis saran,dan kritik mohon tidak menuliskan hal-hal yang mengandung unsur SARA, kata - kata yang provokativ (Flamming) maupun menjurus Pornografi, SPAMMING maupun Promosi dan supaya lebih bagus??????