Sabtu, 17 Agustus 2013

Bakteri-Bakter Yang Hidup DiDalam Air Minum

Bakteri-Bakter Yang Hidup DiDalam Air Minum


Berikut ini adalah Bakteri-Bakter Yang Hidup DiDalam Air Minum, Hampir disemua media cair termaksud air minum yang kita minu sehari-hari mengandung bakteri dan protozoa. Sebenarnya tikak berbahaya jika jumlahnya masih didalam batas normal.
ok sobat inilah 10 mikroorganisme yang  hidup di air minum kita semua sekarang.
car insurance quotes online
1. Salmonella Enterica
Bakteri ini umumnya ditularkan ke manusia melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi yang berasal dari hewan, terutama daging, unggas, telur dan susu. Bisa menyebabkan gangguan pencernaan.
2. Chaetomium sp
Chaetomium sp. spora dapat menyebabkan infeksi pada organ-organ pencernaan yang dikenal sebagai phaeohyphomycosis. Mereka juga dapat menimbulkan bahaya bagi orang yang alergi terhadap spora.
3. Legionella Pneumophila
 
Legionella pneumophila berbentuk batang, Koloni bakteri ini hidup subur menempel di pipa-pipa , ban karet bekas dan plastik yang berlumut dan tahan kaporit sampai batas konsentrasi tertentu, dapat hidup pada suhu antara 5,7°C – 63°C dan hidup subur pada suhu 30°C – 45°C.
4. Naegleria fowleri
Naegleria fowleri atau disebut juga amebaflagellata, Siklus hidupnya terdiri atas stadium trophozoit (ameboid dan flagellata) yang motile dan bentuk kista yang non-motile dan resisten. Trophozoit bentuk ameboid adalah bentuk satu-satunya yang dijumpai pada manusia.
5. Rhizopus stolonifer
Rhizopus stolonifer merupakan salah satu dari Jenis jamur, memiliki hifa pendek bercabang-cabang dan berfungsi sebagai akar (rizoid) untuk melekatkan diri serta menyerap zat-zat yang diperlukan dari substrat. Selain itu, terdapat pula sporangiofor (hifa yang mencuat ke udara dan mengandung banyak inti sel, di bagian ujungnya terbentuk sporangium (sebagai penghasil spora), serta terdapat stolon (hifa yang berdiameter lebih besar daripada rizoid dan sporangiofor).
6. E. Coli
 
Inilah Bakteri yang membuat eropa kawatir beberapa bulan yang lalu, yang menyebabkan tewasnya bebarapa korban yang terinfeksi oleh diare akut, Escherichia coli adalah salah satu jenis bakteri yang secara normal hidup dalam saluran pencernaan baik manusia maupun hewan yang sehat. Nama bakteri ini diambil dari nama seorang bakteriologis yang berasal dari Germani yaitu THEODOR VON ESCHERICH dan dia menemukan pertama kali tahun 1885. Ia juga berhasil membuktikan bahwa diare dan gastroenteritis yang terjadi pada infant, disebabkan oleh bakteri Escherichia coli.
7. Copepods
Copepoda adalah grup crustacea kecil yang dapat ditemui di laut dan hampir di semua habitat air tawar dan mereka membentuk sumber terbesar protein di samudra. Banyak spesies adalah plankton, tetapi banyak juga spesies benthos dan beberapa spesies kontinental dapat hidup di habitat limno-terestrial dan lainnya di tempat terestrial basah, seperti rawa-rawa.
8. Rotifers
Rotifers juga sering ditemui pada mosses dan lichens yang tumbuh pada batang pohon dan batu, air tawar, gambut, dengan kelembaban sedang..
Ciri lainnya:
• Merupakan binatang kosmopolitan.
• Banyak terdapat di air tawar
• Dikenal sebagai wheel animacules (binatang beroda).
• Ukuran 40 mikrometer – 2.5 mm, rata- rata 200 mikrometer.
• Hidup soliter, berkoloni, dan sesil.
• Tubuh transparan, warna disebabkan warna saluran pencernaan (hijau, merah, dan coklat).
9. Anabaena sp
 
Anabaena adalah genus cyanobakteria filamentous atau ganggang hijau-biru,ditemukan sebagai plankton. banyak dijumpai di air tawar dengan keasaman rendah… hidup berkoloni.
10. Cryptosporidium
Cryptosporidium adalah protozoa patogen dari divisi Apicomplexa, sama halnya dengan e-coli dapat menyebabkan penyakit diare yang disebut cryptosporidiosis. Jenis Apicomplexan patogen lainnya yaitu parasit Plasmodium (malaria) dan Toxoplasma (toksoplasmosis).

0 komentar:

Poskan Komentar

NB: Tulis saran,dan kritik mohon tidak menuliskan hal-hal yang mengandung unsur SARA, kata - kata yang provokativ (Flamming) maupun menjurus Pornografi, SPAMMING maupun Promosi dan supaya lebih bagus??????